Senin, 13 Oktober 2014

Kembali ke Desaku

"Kembali kedesaku..."
...empat hari menjelang hari raya idul fitri,
"Dug,dug,dug...", suara pintu diketuk.
"bangun-bangun sudah jam empat kurang, kamu mau puasa enggak!!",suara wanita dengan keras terdengar dari seberang pintu.
"Iya,iya, ini udah bangun, sebentar lagi keluar..",sambil meraba-raba kasur aku mencari ponselku, setelah ponsel dalam genggaman aku melihat waktu sudah menunjukan pukul 03.52.
Sambil setengah mengantuk aku beranjak dari tempat tidurku. Sambil menguap aku keluar kamar menuju kamar mandi untuk mencuci muka. Setelah mencuci muka aku bergegas menju ruang makan, kulihat disana kakak dan adik ku sedang menyantap makan sahur sambil melihat televisi.
   Oh iya perkenalkan namaku andi, yang tadi berteriak membangunkan ku adalah ibuku. Aku anak ke dua dari tiga bersaudara. Kami bertiga laki-laki semua. Ibuku single parent, ayahku sudah lama pergi meniggalkan kami semua menghadap yang kuasa. Dan ini adalah puasa ketiga tanpa ayah.
"sudah cepat kamu makan sahur, sebentar lagi sudah mau masuk imsak", kata ibuku yang baru kembali dari dapur.
"iya, masih ada waktu setengah jam lagi, tenang aja", kataku sambil mengambil nasi dan sayur yang tersedia dimeja makan.
"Kamu ikutkan pulang kekampung ibu?", tanya ibuku.
"memang boleh kalau aku tidak ikut bu?", tanyaku balik.