Jumat, 09 November 2012

Hitam, Putih menjadi abu-abu

..perjalanan dalam gelap yang sudah kuakhiri, hanya tinggal memetik hasil dari yang tertanam kemarin...
..dan ternyata aku menyesali, hanya bisa berdoa agar sebagian kecil atas Kesalahnku ku tak terbalas..
sekarang aku takut, aku ragu, aku bimbang, untuk kembali melangkah dibawah sinar terang, karena dihadapanku berdiri tinggi sebuah tembok yang besar.. tak bisa aku memanjat karena terlalu tinggi, tak bisa ku memutar karena terlihat tembok itu tak mempunyai batas, padahal dibalik tembok ini, semua impian dan cita-cita ku berada, jelas terlihat dari sela-sela kecil retakannya..
..apa yang harus kulakukan untuk melewatinya????..
..harus bagaimana??..
..aku bersandar pada tembok itu, sambil merenung, aku bertanya "kenapa tembok ini bisa setinggi ini????, siapa yang membangunya??"..
..hingga gelap, terang, gelap, terang dan begitu seterusnya, aku masih tersandar pada tembok ini..
.. dan lagi2 bertanya "apakah ini karena aku terlalu menikmati gelap, hingga penghalang yang dulunya hanya berupa pagar hijau yang bisa kulewati tanpa bersusah payah kini telah menjadi tembok tinggi yang kokoh..??", terdengar dari balik tembok suara candaan, tertawa lepas, teriakan bahagia, dan " sepertinya aku familiar dengan suara itu??, ya itu suara ku sendiri, suara kebahagiaan yang pernah kumiliki, kenapa bisa ada disana?? bagaimana caraku mengambilnya??aku ingin berada disana!!, " gumanku,... ...kembali bersandar, "mungkin memang sudah tidak bisa aku melewati tembok ini", aku berdiri melangkahkan kaki entah kemana, karena pandangan ku kini sudah menjadi kelabu tanpa arah, tanpa tujuan, entah sampai kapan terus seperti ini, .. dalam lelah hanya berjalan kemana tujuan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar